Sensor mana yang direkomendasikan untuk pemantauan sungai dan danau?
Untuk pemantauan sungai dan danau, parameter umum mencakup pH, oksigen terlarut, kekeruhan, konduktivitas, dan COD. Di waduk dan danau di mana pertumbuhan alga menjadi perhatian, sensor klorofil dan alga biru-hijau juga dapat ditambahkan. Konfigurasi akhir harus sesuai dengan tujuan pemantauan, seperti pelacakan polusi, peringatan alga, perlindungan sumber air minum, atau evaluasi ekologi.
Sensor apa yang cocok untuk kolam budidaya perikanan?
Kolam budidaya biasanya membutuhkan oksigen terlarut, pH, amonium nitrogen, pemantauan konduktivitas dan kekeruhan. Oksigen terlarut sangat penting karena rendahnya oksigen dapat secara langsung mempengaruhi kelangsungan hidup ikan atau udang. Data sensor online membantu operator menyesuaikan aerasi, pemberian pakan, dan pertukaran air dengan lebih cepat.
Bisakah sensor kualitas air digunakan dalam proyek air limbah?
Ya. Proyek air limbah sering kali menggunakan pH, ORP, oksigen terlarut, padatan tersuspensi, kekeruhan, COD dan sensor amonium nitrogen. Parameter ini membantu mengevaluasi kinerja proses pengolahan dan kualitas air buangan. YexSensor dapat merekomendasikan kombinasi sensor yang berbeda untuk titik pemantauan saluran masuk, tangki aerasi, tangki sedimentasi, atau saluran keluar.
Bacaan terkait:FAQ Aplikasi Sensor Kualitas Air.






